
Sidoarjo KPOnline 18/02/2016,
Hari ini Kamis 18 Februari 2016 Aliansi Persatuan Pekerja Buruh Sidoarjo (PPBS) yang di motori SPSI KEP KSPSI , FSPMI KSPI , SBI , SBSI LOMENIK dan 24 organisasi SP SB lainnya bersolidaritas aksi di PT Aluvindo Krian Sidoarjo.dan dikawal sepenuhnya oleh Garda Metal dan Brigade KSPSI AGN.
Pasalnya di perusahaan tersebut telah terjadi PHK sepihak atas Ketua PUK SPL FSPMI Achmad Syafikudin dan dua orang pengurus lainnya Alvian Ninuk Andrianto dan Trimulyono.
Menurut korlap aksi Bambang Puryanto bahwa PHK tersebut dilakukan dengan alasan bahwa Ketua PUK tersebut sering mengajukan dispensasi karena melakukan kegiatan organisasi di luar perusahaan.Sedangkan dua orang lain di PHK karena tidak ada kecocokan dengan pihak manajemen seperti yang diungkapkan pihak perusahaan pada hari Sabtu 13/02 saat pemanggilan ketiganya di ruang HRD dan mereka dilarang bekerja mulai senin 15/02.
Hari ini merupakan hari ke empat,aksi solidaritas untuk menolak phk tersebut yang terindikasi ada unsur Union Busting didalamnya.

Sampai pukul 13.30 wib ini pihak pekerja yakni ketiga karyawan, Ketua PC SPL FSPMI kab Sidoarjo Heri Novianto dan Sekretaris Dewanto masih berunding dengan pihak managemen.
Sementara di depan gerbang perusahaan, massa aksi menunggu dengan tertib perundingan dibawah cuaca yang sangat terik. Para buruh berteduh di tenda yang di dirikan dengan tiang dua mobil komando FSPMI dan PPBS tersebut sambil menunggu perundingan.

Selang satu jam kemudian para buruh yang melakukan perundingan ,keluar dari area perusahaan dengan teriakkan “hidup buruh” dan hasil positif perundingan hari ini pun di bacakan oleh korlap aksi,diantaranya :
1.Pihak perusahaan bersepakat untuk mempekerjakan kembali Acmad Syafiudin,Alvian Ninuk Andrianto dan Tri Mulyono,terhitung mulai Jum at 19/02 tanpa ada pengurangan hak haknya.
2.Perusahaan akan berupaya untuk tidak melakukan PHK di sepanjang 2016.
3.Terkait SK Pengangkatan akan dibicarakan lebih lanjut bersama Manajemen dan Serikat Pekerja.
4.Akan segera menyelesaikan permasalahan UMK dan UMSK.

Aksi di hari ke empat dalam rangka melawan indikasi Union Busting di PT Aluvindo Extrussion pun di akhiri ,massa aksi melakukan pembersihan lokasi aksi dan membongkar tenda .
(Tim media Sidoarjo)